
Direktur Olahraga Barcelona, Txiki Begiristain, mengatakan larangan terbang membuat timnya terpaksa melakukan perjalanan darat dengan bus saat menyambangi Inter Milan, untuk duel leg pertama semifinal Liga Champions, Selasa (20/4/2010). Menurutnya, hal tersebut akan melelahkan timnya dan ini menguntungkan Inter Milan.
Larangan terbang diberlakukan di hampir semua bandara udara Eropa sejak Sabtu lalu, berkaitan dengan letusan gunung di Islandia yang mengakibatkan hujan abu di sebagian besar wilayah Eropa. Meski begitu, UEFA tetap memaksakan gelaran Liga Champions tetap dilakukan sesuai jadwal.
"UEFA seharusnya bersikap fleksibel. Saya tahu bahwa tak ada cukup waktu untuk (menunda jadwal). Namun, pada akhirnya, Anda harus berusaha tidak mengambil kebijakan yang menguntungkan satu tim, dalam hal ini tim tuan rumah," ujar Begiristain.
"Saat ini, melakukan perjalanan dengan busa menyita banyak waktu. Saya telah berusaja memajukan sejumlah jadwal pertandingan supaya ada waktu kosong selama akhir pekan untuk Liga Champions. Sesuatu harus dilakukan supaya tidak memberikan keuntungan kepada tim tuan rumah," tandasnya.
Menurut pemberitaan di Eropa, larangan terbang akan dicabut pada Selasa (20/4/2010). Namun, karena UEFA menolak memundurkan jadwal, Barcelona terpaksa berangkat ke Milan pada Senin (19/4/2010) menggunakan bus untuk jarak tempuh sekitar seribu kilometer. Mereka akan beristirahat satu kali, yaitu di Cannes, Prancis.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar